Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
5 Jenis metode trading
Belajar
Juni 26, 2015
![]() |
| 5 Jenis metode trading |
Secara
umum dalam melakukan perdagangan di pasar forex terdapat 5 jenis metode trading
yang dapat kita gunakan. Yang masing-masing metode tersebut memiliki kekurangan
dan kelebihannya masing-masing. Dan setiap metode trading tersebut harus kita
sesuaikan dengan kemampuan dan kepribadian kita masing-masing sebagai trader.
Jika
kita menggunakan metode trading yang tidak sesuai dengan kemampuan dan
kepribadian kita, maka akan timbul konflik batin dalam diri kita, yang kemudian
dapat merusak kegiatan trading kita secara keseluruhan. Memang ada sebagian
trader yang mampu menggunakan seluruh metode trading tersebut, namun bagi
trader pemula sebaiknya belajar untuk menguasai satu saja metode trading terlebih
dahulu sampai benar-benar menguasainya sebelum mencoba metode trading yang
lainnya. Berikut adalah,
5 jenis metode trading :
1=> Follow trend / mengikuti trend
Follow
trend atau trend following adalah metode trading yang paling populer dan paling
banyak digunakan oleh para trader. Secara umum para trend follower beranggapan
bahwa trend itu cenderung untuk berlanjut, sehingga mereka akan selalu membuka
posisi sesuai dengan arah trend yang sudah terbentuk. Bagi mereka tidak ada
harga yang terlalu tinggi dan tidak ada harga yang terlalu rendah, harga bisa
bergerak ke satu arah secara terus menerus.
Untuk
mengikuti trend, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melihat
pergerakkan harga di time frame yang lebih besar seperti D1(harian) atau lebih dan
menentukan arah trend yang terjadi, lalu menganalisa di time frame yang lebih
kecil seperti H4(4 jam) atau dibawahnya(H1, M30, M15, dst) dan menunggu peluang
untuk melakukan transaksi perdagangan searah dengan trend D1(atau lebih). Jadi
gunakanlah time frame yang lebih besar untuk menentukan arah trend, lalu
tunggulah moment untuk melakukan transaksi di time frame yang lebih kecil untuk
ikut trend.
Kelebihan
menggunakan metode trend following adalah secara statistik probabilitas dalam meraih
profit lebih tinggi dibandingkan dengan
metode lainnya, karena memang trend cenderung untuk berlanjut. Namun disisi
lain metode trend following juga memiliki beberapa kelemahan, diantaranya
adalah : trend follower tidak bisa ‘menangkap’ trend baru lebih awal ketika
terjadi perubahan trend, mereka dapat terjebak melakukan transaksi
ditengah-tengah trend bahkan diakhir trend yang dapat meningkatkan resiko
kerugian.
Untuk
menutupi kekurangan metode ini, solusinya adalah dengan menggunakan money management yang baik dan batasi resiko kerugian kita, jangan lah melakukan trend following
tanpa menggunakan stop loss karena trend bisa saja segera berubah arah.
2=> Counter trend / melawan trend
Counter
trend adalah metode trading yang sering digunakan oleh para big boys dan trader
kelas kakap. Metode ini adalah metode trading yang melawan arah trend secara
umum dan melawan sentimen mayoritas trader lainnya. Para pengguna metode ini
dikenal juga sebagai contrarian atau reversal hunter, bahkan ada juga yang
menyebutnya sebagai stop loss hunter. Para contrarian beranggapan bahwa gerakkan
harga itu selalu bergerak secara zig zag, sebuah trend seperti halnya kehidupan
ini tidak akan pernah abadi dan pasti akan terjadi perubahan trend. Mereka
memiliki motto, beli dilembah dan jual dipucuk(buy low sell high).
Untuk
melakukan counter trend, langkahnya tidak jauh berbeda dengan apa yang
dilakukan oleh para trend follower, hanya saja para contrarian membuka posisi
perdaganganya secara terbalik dan melawan arah trend. Tujuan mereka
melakukannya adalah untuk ‘menangkap’ trend baru secara lebih awal.
Kelebihan
menggunakan metode counter trend adalah kita dapat menangkap trend baru lebih
awal dan mendapat reward yang sangat besar pada akhirnya. Namun metode ini juga
memiliki beberapa kekurangan diantaranya : para contrarian dapat terjebak
melakukan transaksi terlalu cepat dan ternyata trend masih berlanjut sehingga
mereka akan kehilangan uang, dan ketika dalam keadaan untung(floating in profit)
mereka juga dapat terjebak untuk menutup posisi lebih awal padahal trend masih terus
berlanjut.
Untuk
menutupi kekurangan metode ini, solusinya adalah jangan terburu-buru untuk
melakukan transaksi dan tunggulah sampai harga sudah benar-benar terlihat ‘kelelahan’
, selalu gunakan money management yang baik, gunakan stop loss dan segera lakukan
trailing saat posisi sudah dalam keadaan untung untuk mengantisipasi jika gerakkan
harga ternyata kembali lagi.
3=> Breakout trading
Breakout
trading adalah sebuah metode trading yang memanfaatkan momentum gerakkan harga
tidak peduli trend sedang mengarah kemana, untuk meraih keuntungan secara cepat.
Para pengguna metode ini sering disebut sebagai breaker atau trapper. Mereka
tidak terlalu peduli dengan arah trend saat ini, mereka beranggapan bahwa
kemanapun harga akan mengarah nantinya mereka tetap dapat ‘menjebaknya’ . Yang
paling diharapkan oleh para breaker adalah terjadinya momentum ledakkan harga, yang
biasanya disebabkan karena faktor fundamental atau berita, entah ledakan harga tersebut
berefek sementara atau tidak.
Kelebihan
menggunakan metode breakout adalah kita tidak perlu terlalu lama menunggu
moment untuk melakukan transaksi trading karena biasanya para breaker cukup
memasang pending order buy stop dan sell stop pada level harga yang diinginkan,
dan seringkali para breaker dapat meraih keuntungan dengan cepat. Namun metode
ini juga tidak luput dari kekurangan, metode ini memiliki beberapa kekurangan
diantaranya : ketika harga bergerak terlalu deras maka pending order yang
dipasang sebelumnya bisa mengalami slippage semakin deras harga maka semakin
besar pula slippage yang dapat dialami dan itu dapat meningkatkan resiko
kerugian, selain itu ketika faktor fundamental kurang baik dan gerakkan harga
menjadi tidak menentu para trapper dapat mengalami kerugian ganda karena
gerakkan harga yang membentuk pattern doji.
Untuk
menutupi kekurangan metode ini, solusinya adalah gunakanlah hanya satu pending
order saja(sell stop atau buy stop) jangan memasang jebakkan di kedua arah , selalu
gunakan money management yang baik, batasi kerugian dengan stop loss, hindari
trading di pair yang sedang mengalami isu fundamental non-news(seperti : perang,
masalah politik, wabah, bencana, dan semacamnya).
4=> Hedge trading
Hedge
trading adalah metode trading yang beranggapan bahwa kemanapun arah harga
nantinya bergerak, selama kita selalu membuka posisi trading maka kita akan
meraih keuntungan. Para pengguna metode ini sering disebut sebagai hedger. Para
hedger tidak peduli dengan trend apa yang sedang berlaku saat ini, bahkan
sebagian dari mereka tidak peduli pada efek fundamental yang sedang terjadi.
Mereka beranggapan bahwa faktor penentu untuk meraih keuntungan(profit) adalah
seberapa besar modal yang dimiliki, yang modal tersebut menentukan seberapa
besar total lot atau volume perdagangan yang bisa digunakan untuk dapat terus
melakukan transaksi.
Ide
sederhana dari metode ini adalah ketika kita mengalami floating minus, maka
kita harus membuka transaksi yang berkebalikan dari transaksi sebelumnya dengan
menambahkan lot untuk menutup kerugian dari posisi sebelumnya, dan penambahan
lot tersebut disesuaikan dengan kekuatan modal yang kita miliki. Dengan terus
melakukan hal tersebut para hedger yakin bahwa pada akhirnya mereka akan meraup
keuntungan.
Kelebihan
dari menggunakan metode ini adalah kita tidak perlu repot menganalisa arah
trend dan tidak perlu memprediksi arah pergerakkan harga. Namun metode ini juga
memiliki beberapa kekurangan diantaranya : jika kita salah menentukan lot awal dan
peningkatan lot maka kita bisa cepat kehabisan margin dan tidak bisa membuka
transaksi perdagangan selanjutnya, kekurangan lainnya adalah ketika pasar
mengalami keadaaan sideway berkepanjangan maka kita akan berakhir dengan
keadaan kehabisan margin bahkan kebangkrutan.
Untuk
menutupi kekurangan metode ini, solusinya adalah hitunglah dengan cermat
penggunaan lot, selalu gunakan money management yang baik, jangan melakukan
hedging saat market sedang lesu dan terjadi sideway berkepanjangan, ketika
sudah dalam keadaan untung jangan tergoda untuk melakukan hold posisi terlalu
lama karena bisa saja harga kembali dan itu dapat menguras margin kita, jangan
melakukan hedge dengan jarak yang terlalu pendek.
5=> Blind trading
Seperti
namanya, blind trading adalah metode trading secara buta, dalam artian metode
ini tidak membutuhkan analisa sama sekali bahkan jika bisa tidak perlu melihat
chart. Metode ini sebenarnya adalah metode sederhana dimana para penganutnya
beranggapan bahwa : yang terpenting dari kegiatan investasi dan perdagangan
adalah perhitungan rasio risk dan reward nya. Mau kemanapun harga bergerak yang
terpenting adalah menentukan batasan kerugian yang sanggup ditanggung dan
menentukan besarnya keuntungan yang diinginkan. Probabilitas adalah faktor
utama dari metode ini. Bagi para penganut blind trading, prinsip “dengan modal
sekecil-kecilnya mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya” adalah motto
utama. Jika mereka mengalami kerugian diperdagangan sebelumnya maka mereka bisa
saja melipat gandakan lot/volume di perdagangan selanjutnya, sesuai dengan money
management yang mereka terapkan masing-masing.
Kelebihan
dari menggunakan metode ini adalah kita tidak akan kesulitan menganalisa harga,
tidak terpaku pada time frame tertentu, dan tidak terikat secara emosional dengan
platform perdagangan. Namun kekurangan dari menggunakan metode ini adalah :
kita cenderung akan dianggap seperti melakukan gambling walaupun mungkin sebenarnya
tidak dan benar-benar murni dagang seperti layaknya kegiatan perdagangan
lainnya yang ada potensi untung-ruginya, membutuhkan kedisiplinan money
management yang tinggi, kesalahan sedikit saja dalam pengelolaan risk-reward dapat
berakhir dengan kebangkrutan.
Untuk
menutupi kekurangan metode ini, solusinya adalah hitunglah dengan cermat
penggunaan lot, selalu gunakan money management yang baik, aturlah rasio
risk:reward yang masuk akal, jika sudah untung maka kembalilah menggunakan lot
awal.
Demikianlah
pembahasan tentang 5 jenis metode trading, yang digunakan secara umum oleh
trader forex. Gunakanlah metode trading yang paling sesuai dengan karakter dan kepribadian
kita, sehingga kita akan merasa nyaman setiap melakukan kegiatan trading. Jika
kita nyaman dalam melakukan sesuatu maka kita dapat menjadi lebih fokus dan
produktif serta jauh dari stress. Semoga artikel tentang 5 jenis metode trading
ini bermanfaat.

Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...