Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

5 Jenis metode trading

metode trading
5 Jenis metode trading 
Secara umum dalam melakukan perdagangan di pasar forex terdapat 5 jenis metode trading yang dapat kita gunakan. Yang masing-masing metode tersebut memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Dan setiap metode trading tersebut harus kita sesuaikan dengan kemampuan dan kepribadian kita masing-masing sebagai trader.

Jika kita menggunakan metode trading yang tidak sesuai dengan kemampuan dan kepribadian kita, maka akan timbul konflik batin dalam diri kita, yang kemudian dapat merusak kegiatan trading kita secara keseluruhan. Memang ada sebagian trader yang mampu menggunakan seluruh metode trading tersebut, namun bagi trader pemula sebaiknya belajar untuk menguasai satu saja metode trading terlebih dahulu sampai benar-benar menguasainya sebelum mencoba metode trading yang lainnya. Berikut adalah,


5 jenis metode trading :


1=> Follow trend / mengikuti trend

Follow trend atau trend following adalah metode trading yang paling populer dan paling banyak digunakan oleh para trader. Secara umum para trend follower beranggapan bahwa trend itu cenderung untuk berlanjut, sehingga mereka akan selalu membuka posisi sesuai dengan arah trend yang sudah terbentuk. Bagi mereka tidak ada harga yang terlalu tinggi dan tidak ada harga yang terlalu rendah, harga bisa bergerak ke satu arah secara terus menerus.

Untuk mengikuti trend, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melihat pergerakkan harga di time frame yang lebih besar seperti D1(harian) atau lebih dan menentukan arah trend yang terjadi, lalu menganalisa di time frame yang lebih kecil seperti H4(4 jam) atau dibawahnya(H1, M30, M15, dst) dan menunggu peluang untuk melakukan transaksi perdagangan searah dengan trend D1(atau lebih). Jadi gunakanlah time frame yang lebih besar untuk menentukan arah trend, lalu tunggulah moment untuk melakukan transaksi di time frame yang lebih kecil untuk ikut trend.

Kelebihan menggunakan metode trend following adalah secara statistik probabilitas dalam meraih profit  lebih tinggi dibandingkan dengan metode lainnya, karena memang trend cenderung untuk berlanjut. Namun disisi lain metode trend following juga memiliki beberapa kelemahan, diantaranya adalah : trend follower tidak bisa ‘menangkap’ trend baru lebih awal ketika terjadi perubahan trend, mereka dapat terjebak melakukan transaksi ditengah-tengah trend bahkan diakhir trend yang dapat meningkatkan resiko kerugian.

Untuk menutupi kekurangan metode ini, solusinya adalah dengan menggunakan money management yang baik dan batasi resiko kerugian kita, jangan lah melakukan trend following tanpa menggunakan stop loss karena trend bisa saja segera berubah arah.

2=> Counter trend / melawan trend

Counter trend adalah metode trading yang sering digunakan oleh para big boys dan trader kelas kakap. Metode ini adalah metode trading yang melawan arah trend secara umum dan melawan sentimen mayoritas trader lainnya. Para pengguna metode ini dikenal juga sebagai contrarian atau reversal hunter, bahkan ada juga yang menyebutnya sebagai stop loss hunter. Para contrarian beranggapan bahwa gerakkan harga itu selalu bergerak secara zig zag, sebuah trend seperti halnya kehidupan ini tidak akan pernah abadi dan pasti akan terjadi perubahan trend. Mereka memiliki motto, beli dilembah dan jual dipucuk(buy low sell high).

Untuk melakukan counter trend, langkahnya tidak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan oleh para trend follower, hanya saja para contrarian membuka posisi perdaganganya secara terbalik dan melawan arah trend. Tujuan mereka melakukannya adalah untuk ‘menangkap’ trend baru secara lebih awal.

Kelebihan menggunakan metode counter trend adalah kita dapat menangkap trend baru lebih awal dan mendapat reward yang sangat besar pada akhirnya. Namun metode ini juga memiliki beberapa kekurangan diantaranya : para contrarian dapat terjebak melakukan transaksi terlalu cepat dan ternyata trend masih berlanjut sehingga mereka akan kehilangan uang, dan ketika dalam keadaan untung(floating in profit) mereka juga dapat terjebak untuk menutup posisi lebih awal padahal trend masih terus berlanjut.

Untuk menutupi kekurangan metode ini, solusinya adalah jangan terburu-buru untuk melakukan transaksi dan tunggulah sampai harga sudah benar-benar terlihat ‘kelelahan’ , selalu gunakan money management yang baik, gunakan stop loss dan segera lakukan trailing saat posisi sudah dalam keadaan untung untuk mengantisipasi jika gerakkan harga ternyata kembali lagi.

3=> Breakout trading

Breakout trading adalah sebuah metode trading yang memanfaatkan momentum gerakkan harga tidak peduli trend sedang mengarah kemana, untuk meraih keuntungan secara cepat. Para pengguna metode ini sering disebut sebagai breaker atau trapper. Mereka tidak terlalu peduli dengan arah trend saat ini, mereka beranggapan bahwa kemanapun harga akan mengarah nantinya mereka tetap dapat ‘menjebaknya’ . Yang paling diharapkan oleh para breaker adalah terjadinya momentum ledakkan harga, yang biasanya disebabkan karena faktor fundamental atau berita, entah ledakan harga tersebut berefek sementara atau tidak.

Kelebihan menggunakan metode breakout adalah kita tidak perlu terlalu lama menunggu moment untuk melakukan transaksi trading karena biasanya para breaker cukup memasang pending order buy stop dan sell stop pada level harga yang diinginkan, dan seringkali para breaker dapat meraih keuntungan dengan cepat. Namun metode ini juga tidak luput dari kekurangan, metode ini memiliki beberapa kekurangan diantaranya : ketika harga bergerak terlalu deras maka pending order yang dipasang sebelumnya bisa mengalami slippage semakin deras harga maka semakin besar pula slippage yang dapat dialami dan itu dapat meningkatkan resiko kerugian, selain itu ketika faktor fundamental kurang baik dan gerakkan harga menjadi tidak menentu para trapper dapat mengalami kerugian ganda karena gerakkan harga yang membentuk pattern doji.

Untuk menutupi kekurangan metode ini, solusinya adalah gunakanlah hanya satu pending order saja(sell stop atau buy stop) jangan memasang jebakkan di kedua arah , selalu gunakan money management yang baik, batasi kerugian dengan stop loss, hindari trading di pair yang sedang mengalami isu fundamental non-news(seperti : perang, masalah politik, wabah, bencana, dan semacamnya).

4=> Hedge trading

Hedge trading adalah metode trading yang beranggapan bahwa kemanapun arah harga nantinya bergerak, selama kita selalu membuka posisi trading maka kita akan meraih keuntungan. Para pengguna metode ini sering disebut sebagai hedger. Para hedger tidak peduli dengan trend apa yang sedang berlaku saat ini, bahkan sebagian dari mereka tidak peduli pada efek fundamental yang sedang terjadi. Mereka beranggapan bahwa faktor penentu untuk meraih keuntungan(profit) adalah seberapa besar modal yang dimiliki, yang modal tersebut menentukan seberapa besar total lot atau volume perdagangan yang bisa digunakan untuk dapat terus melakukan transaksi.

Ide sederhana dari metode ini adalah ketika kita mengalami floating minus, maka kita harus membuka transaksi yang berkebalikan dari transaksi sebelumnya dengan menambahkan lot untuk menutup kerugian dari posisi sebelumnya, dan penambahan lot tersebut disesuaikan dengan kekuatan modal yang kita miliki. Dengan terus melakukan hal tersebut para hedger yakin bahwa pada akhirnya mereka akan meraup keuntungan.

Kelebihan dari menggunakan metode ini adalah kita tidak perlu repot menganalisa arah trend dan tidak perlu memprediksi arah pergerakkan harga. Namun metode ini juga memiliki beberapa kekurangan diantaranya : jika kita salah menentukan lot awal dan peningkatan lot maka kita bisa cepat kehabisan margin dan tidak bisa membuka transaksi perdagangan selanjutnya, kekurangan lainnya adalah ketika pasar mengalami keadaaan sideway berkepanjangan maka kita akan berakhir dengan keadaan kehabisan margin bahkan kebangkrutan.

Untuk menutupi kekurangan metode ini, solusinya adalah hitunglah dengan cermat penggunaan lot, selalu gunakan money management yang baik, jangan melakukan hedging saat market sedang lesu dan terjadi sideway berkepanjangan, ketika sudah dalam keadaan untung jangan tergoda untuk melakukan hold posisi terlalu lama karena bisa saja harga kembali dan itu dapat menguras margin kita, jangan melakukan hedge dengan jarak yang terlalu pendek.

5=> Blind trading

Seperti namanya, blind trading adalah metode trading secara buta, dalam artian metode ini tidak membutuhkan analisa sama sekali bahkan jika bisa tidak perlu melihat chart. Metode ini sebenarnya adalah metode sederhana dimana para penganutnya beranggapan bahwa : yang terpenting dari kegiatan investasi dan perdagangan adalah perhitungan rasio risk dan reward nya. Mau kemanapun harga bergerak yang terpenting adalah menentukan batasan kerugian yang sanggup ditanggung dan menentukan besarnya keuntungan yang diinginkan. Probabilitas adalah faktor utama dari metode ini. Bagi para penganut blind trading, prinsip “dengan modal sekecil-kecilnya mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya” adalah motto utama. Jika mereka mengalami kerugian diperdagangan sebelumnya maka mereka bisa saja melipat gandakan lot/volume di perdagangan selanjutnya, sesuai dengan money management yang mereka terapkan masing-masing.

Kelebihan dari menggunakan metode ini adalah kita tidak akan kesulitan menganalisa harga, tidak terpaku pada time frame tertentu, dan tidak terikat secara emosional dengan platform perdagangan. Namun kekurangan dari menggunakan metode ini adalah : kita cenderung akan dianggap seperti melakukan gambling walaupun mungkin sebenarnya tidak dan benar-benar murni dagang seperti layaknya kegiatan perdagangan lainnya yang ada potensi untung-ruginya, membutuhkan kedisiplinan money management yang tinggi, kesalahan sedikit saja dalam pengelolaan risk-reward dapat berakhir dengan kebangkrutan.

Untuk menutupi kekurangan metode ini, solusinya adalah hitunglah dengan cermat penggunaan lot, selalu gunakan money management yang baik, aturlah rasio risk:reward yang masuk akal, jika sudah untung maka kembalilah menggunakan lot awal.


Demikianlah pembahasan tentang 5 jenis metode trading, yang digunakan secara umum oleh trader forex. Gunakanlah metode trading yang paling sesuai dengan karakter dan kepribadian kita, sehingga kita akan merasa nyaman setiap melakukan kegiatan trading. Jika kita nyaman dalam melakukan sesuatu maka kita dapat menjadi lebih fokus dan produktif serta jauh dari stress. Semoga artikel tentang 5 jenis metode trading ini bermanfaat.


Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik