Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Dasar-dasar money management untuk trading forex

http://enjoy-to-trade.blogspot.com/
Dasar-dasar money management untuk trading forex 

Dasar-dasar money management untuk trading forex

Jika kita memutuskan untuk serius terjun dalam bisnis trading forex, maka penggunaan money management yang baik adalah suatu keharusan. Money management adalah faktor yang sangat menentukan kesuksesan seorang trader. Sebenarnya money management tidak hanya berlaku di sektor bisnis keuangan seperti forex saja, namun berlaku untuk semua jenis bisnis. Siapapun orangnya, jika ia bisa mengelola keuangan dengan baik maka ia akan sukses.

Money management memegang peranan yang lebih penting dari pada sebuah sistem trading, sebaik apapun sistem trading yang digunakan oleh seorang trader jika tanpa menggunakan money management yang baik maka hasilnya akan sia-sia. Dan sebaliknya, walaupun seorang trader menggunakan sistem trading yang buruk sekalipun namun dengan menggunakan money management yang baik maka akan berakhir dengan baik pula. Bahkan beberapa trader tidak memerlukan sistem trading, dan hanya melakukan analisa harga secara sederhana, namun mereka berakhir dengan kesuksesan karena menerapkan money management yang baik. 

Memang mungkin terlihat sulit untuk dipercaya, namun itulah kenyataannya. Tidak peduli sistem trading apa yang kita gunakan, tidak peduli sekompleks apa analisa harga yang kita lakukan, dan tidak peduli seberapa besar modal yang kita miliki, semuanya akan berakhir dengan kerugian jika tidak menerapkan money management. Oleh karena itu sangatlah penting bagi kita untuk menggunakan money management yang baik dan terukur.

Fungsi money management

Dalam bisnis pada umumnya, fungsi money management adalah untuk mengelola resiko kerugian dan selanjutnya mengelola keuntungan yang diperoleh dari kegiatan bisnis tersebut. Dalam trading forex, fungsi money management tidak jauh berbeda, hanya saja ada beberapa penyesuaian. Penggunaan money management yang baik akan sangat menentukan keberhasilan seorang trader. Trader yang tidak memahami dan tidak menerapkan money management yang baik dapat dipastikan TIDAK AKAN PROFITABLE. Money management adalah bagian dari sebuah trading plan, yang harus ditaati oleh masing-masing trader.

Dalam penerapannya, money management akan berbeda-beda bagi setiap trader, karena money management harus disesuaikan dengan kemampuan finansial dan psikologi sang trader. Namun begitu, ada aturan-aturan baku dalam membuat rancangan money management.

Berikut adalah dasar-dasar money management untuk trading forex :

http://enjoy-to-trade.blogspot.com/
Dasar-dasar money management untuk trading forex
Berapa modal yang sanggup kita resikokan ?
Dapat dipastikan setiap trader profesional selalu mengingatkan kita agar “Trade only with money you can afford to lose” , maksudnya adalah gunakanlah uang sebagai modal trading yang kita siap untuk kehilangannya, janganlah menggunakan uang sebagai modal trading yang uang tersebut untuk kebutuhan hidup sehari-hari atau untuk keperluan penting lainnya. Karena pada sektor finansial dan aktivitas trading sangat beresiko tinggi bagi seseorang untuk kehilangan uangnya.

Sayangnya kebanyakkan orang melupakan faktor resiko tersebut, yang akhirnya mereka malah meresikokan uang yang sebenarnya tidak patut untuk diresikokan. Bahkan tidak jarang orang sampai berhutang kesana-kemari, menjaminkan aset-aset berharganya untuk dijadikan modal trading. Tindakkan tersebut justru berbahaya, karena pada akhirnya akan memberi dampak buruk pada psikologis trader yang dapat merusak kegiatan tradingnya. Siapa yang bisa trading dengan santai sementara ia sedang dikejar-kejar hutang dan tagihan disana-sini ? Itu sama saja seperti, tidak mungkin seseorang bisa duduk santai sambil menikmati secangkir kopi sementara ada perang dan orang-orang saling baku tembak dihadapannya !

Oleh karena itu sangat penting untuk menggunakan uang yang tidak terpakai sebagai modal trading. Besarnya tentu disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing.

Berapa modal margin yang siap kita resikokan untuk satu sesi trading ?

Terlepas dari tipe trader apa kita, merupakan suatu keharusan untuk menetapkan berapa modal yang siap kita resikokan dalam setiap sesi trading. Jika misalnya modal kita adalah 100 USD, maka dari modal tersebut kita harus menentukan berapa dolar yang kita resikokan untuk setiap sesi trading.

Ada beberapa cara untuk menentukan resiko modal margin untuk setiap sesi, yaitu :
Berdasarkan jumlah
Misalkan kita siap meresikokan 10 USD dari total modal 100 USD, untuk setiap sesi trading.
Berdasarkan seperbagian
Misalkan kita siap meresikokan ¼ bagian dari total modal 100 USD, atau sejumlah 25 USD untuk setiap sesi trading.
Berdasarkan persentase
Misalkan kita siap meresikokan 5% dari total modal 100 USD, atau sejumlah 5 USD untuk setiap sesi trading.
Contoh jika kita seorang day trader, maka ketika kita siap meresikokan sebesar 25 USD untuk setiap sesi(dalam hal ini adalah 1 hari), maka ketika kita mengalami kerugian sebesar 25 USD pada hari tersebut, kita harus berhenti trading dan baru melakukan trading kembali di hari berikutnya.

Berapa modal yang siap kita resikokan untuk setiap transaksi ?

Setelah kita menentukan berapa modal margin yang siap kita resikokan untuk satu sesi trading, maka selanjutnya kita harus menentukan berapa yang siap kita resikokan untuk setiap open posisi. Misal dari contoh sebelumnya, jika dalam satu sesi kita siap meresikokan 25 USD, maka kita harus tentukan dari jumlah tersebut mau kita bagi menjadi berapa kesempatan atau berapa peluru ? Hal tersebut berkaitan dengan seberapa besar nilai stop loss yang kita tentukan untuk setiap transaksi yang selanjutnya akan menentukan berapa besar Lot yang harus kita gunakan.

Jika misalkan, kesempatan hanya 1 kali dan SL kita adalah sebesar 20 pips untuk setiap transaksi, maka perhitungannya adalah(asumsi perhitungan nilai pips pair major) sebagai berikut : 25 USD / 200(poin) / 1(kesempatan) = 0,125 Lot atau dibulatkan menjadi 0,12 Lot untuk 1 kali kesempatan.

Contoh lain jika misalkan, kesempatan adalah 2 kali dan SL kita adalah sebesar 50 pips untuk setiap transaksi, maka perhitungannya adalah(asumsi perhitungan nilai pips pair major) sebagai berikut : 25 USD / 500(poin) / 2(kesempatan) = 0,025 Lot atau dibulatkan menjadi 0,02 Lot untuk 2 kali kesempatan.

Berapa jumlah order untuk setiap transaksi ?

Selanjutnya tentukan berapa jumlah order yang akan kita buka dalam rentang waktu yang berdekatan atau mungkin hampir bersamaan saat melakukan transaksi. Misalnya, dengan resiko 25 USD dengan 2 kali kesempatan yang masing-masing dengan SL 50 pips dan lot 0,02 kita langsung menggunakan dua kesempatan tersebut disatu transaksi dengan jarak OP yang berdekatan, atau mungkin kita membatasi hanya membuka satu order saja dan baru akan membuka order ke dua ketika order pertama dalam keadaan sudah ter-close.

Berapa rasio risk : reward(R:R) yang digunakan untuk setiap transaksi ?

Ini adalah bagian terpenting dalam money management trading, kita harus menentukan seberapa besar rasio risk dan reward yang kita gunakan. Misalkan kita menggunakan rasio Risk : Reward 1:2, maka artinya jika nilai SL kita adalah 50 pips maka nilai TP(take profit) kita harus 100 pips, jika 1:3 dan SL 50 pips maka TP nya adalah 150 pips.


Dengan menerapkan money management yang baik maka seorang trader akan lebih profitable dalam jangka panjang. Karena trading forex adalah sebuah bisnis maka kita harus merencanakan semuanya dengan matang, termasuk merencanakan dan mengatur money management kita, sehingga kita akan melipat-gandakan peluang untuk menghasilkan uang dari pasar forex.

Demikianlah pembahasan tentang dasar-dasar money management untuk trading forex, semoga bermanfaat.


Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik