Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
Apa itu candlestick ?
Belajar
Juli 01, 2015
![]() |
| Candlestick |
Pengertian Candlestick
Candlestick
adalah salah satu jenis chart yang paling populer dikalangan para trader di dunia,
terlepas dari instrumen apa yang mereka perdagangkan dan di pasar mana mereka
melakukan perdagangan, umumnya trader menggunakan Candlestick untuk menunjang
kegiatan analisanya. Secara harfiah kata Candlestick berasal dari 2 kata yang
disatukan yaitu : ‘candle’ dan ‘stick’, yang apabila diterjemahkan masing-masing
artinya adalah ‘lilin’ dan ‘tongkat’, atau secara bahasa Candlestick berarti ‘tongkat
lilin’ .
Candlestick
merepresentasikan gerakan fluktuasi harga yang terjadi di pasar kedalam bentuk grafis
sebuah lilin, yang diukur dalam rentang waktu tertentu(time frame).
Sejarah Candlestick
Candlestick
pertama kali ditemukan oleh Munehisa Homma, seorang pedagang beras asal Sakata
- Jepang, pada abad ke 17 masehi. Homma(dikenal juga sebagai Sokyu Homma)
adalah seorang pedagang beras di pasar berjangka(futures), yang pada jamannya
perdagangan berjangka masih dilakukan secara manual dengan sistem kupon. Ia
membuat jaringan komunikasi perdagangannya sendiri dengan menempatkan karyawannya
disetiap jarak 6 Km dari Sakata hingga Osaka yang jaraknya sekitar 600 Km,
dengan tujuan untuk mengetahui perubahan harga yang terjadi secara cepat dan
akurat.
Homma
menyadari bahwa, meskipun pada dasarnya harga beras dipengaruhi oleh faktor
persediaan(supply) dan permintaan(demand), harga beras juga sangat dipengaruhi
oleh faktor emosi para pedagang beras. Ia akhirnya mengerti bahwa faktor emosi
manusia turut serta dalam menentukan fluktuasi harga yang terjadi. Sehingga
harga beras tercipta dari adanya perbedaan keseimbangan antara supply dan
demand serta ‘penilaian’ para pedagang atas nilai dari harga tersebut. Perbedaan
penilaian para trader(pedagang) atas harga suatu instrumen tetap berlaku hingga
saat ini. Sehingga harga ‘sesuatu’ tidak hanya disebabkan oleh seberapa banyak
supply(persediaan) yang tersedia dan seberapa besar demand(permintaan) yang
terjadi, namun sangat ditentukan oleh penilaian orang akan harga tersebut
apakah dinilai sudah mahal atau masih murah.
Homma
meyakini bahwa faktor psikologi sangat penting dalam mencapai keberhasilan, karena emosi para pelaku pasar memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap harga
beras. Dengan memanfaatkan hal tersebut ia dapat memposisikan dirinya untuk
melawan pasar, karena ketika harga merosot tajam akan selalu ada alasan bagi
harga untuk kembali membumbung tinggi. Ia mencatat setiap perbedaan harga yang
terjadi kedalam bentuk gambar lilin, yang dapat memberi visualisasi kepadanya
tentang emosi para pelaku pasar.
Struktur Candlestik
Candlestick
memuat informasi tentang : harga pembukaan pasar, harga tertinggi, harga
terendah, dan harga penutupan pasar. Candlestik memiliki ‘tubuh’ atau ‘badan
lilin’ yang disebut sebagai ‘real body’ , yaitu area harga diantara harga pembukaan
dan penutupan pasar.
![]() |
| Struktur Candlestick |
Bayangan(shadow / wick)
Tepat
di atas dan di bawah tubuh nyata(Real Body) adalah sebuah ‘bayangan’ atau dikenal
juga sebagai ‘wick’. Para chartist selalu mengidentikkan ‘bayangan’ tersebut sebagai
sebuah sumbu lilin, ‘bayangan’ tersebut menunjukkan pada kita kisaran harga
yang pernah dilewati oleh tekanan pembeli(buyer) dan penjual(seller) yang sama
kuat.
Harga pembukaan(Open Price)
Harga
pembukaan(Open Price) adalah harga awal suatu instrumen ketika sesi perdagangan
di pasar baru saja dibuka.
Harga penutupan(Close Price)
Harga
penutupan(Close Price) adalah harga akhir suatu instrumen ketika sesi perdagangan
di pasar telah selesai dan akan segera berganti sesi.
Tubuh nyata(Real Body)
Tubuh
nyata(Real Body) adalah area harga diantara harga pembukaan dan penutupan yang
dilalui oleh tekanan pembeli dan atau penjual, yang mana salah satu pihak(buyer
atau seller) lebih kuat dari yang lainnya. Tubuh nyata akan berakhir bull/up
jika harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan, dan akan berakhir bear/down
jika harga penutupan lebih rendah dari harga pembukaan.
Contoh Bull Candlestick :
![]() |
| Bull Candle |
Contoh Bear Candlestick :
![]() |
| Bear Candle |
Walaupun ditemukan 3 abad yang lalu, hingga saat ini penggunaan Candlestick masih sangat populer dikalangan para trader, terlepas instrumen pasar financial apa yang mereka geluti, khususnya di pasar forex. Kepopuleran Candlestick tidak lepas dari faktor lebih mudahnya membaca pergerakan harga yang terjadi di pasar secara visual jika kita menggunakannya.
Demikianlah pembahasan tentang : Apa itu candlestick ? , semoga bermanfaat bagi kita semua.
Demikianlah pembahasan tentang : Apa itu candlestick ? , semoga bermanfaat bagi kita semua.




Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...