Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Apa itu candlestick ?


candlestick
Candlestick 

Pengertian Candlestick

Candlestick adalah salah satu jenis chart yang paling populer dikalangan para trader di dunia, terlepas dari instrumen apa yang mereka perdagangkan dan di pasar mana mereka melakukan perdagangan, umumnya trader menggunakan Candlestick untuk menunjang kegiatan analisanya. Secara harfiah kata Candlestick berasal dari 2 kata yang disatukan yaitu : ‘candle’ dan ‘stick’, yang apabila diterjemahkan masing-masing artinya adalah ‘lilin’ dan ‘tongkat’, atau secara bahasa Candlestick berarti ‘tongkat lilin’ .

Candlestick merepresentasikan gerakan fluktuasi harga yang terjadi di pasar kedalam bentuk grafis sebuah lilin, yang diukur dalam rentang waktu tertentu(time frame).


Sejarah Candlestick

Candlestick pertama kali ditemukan oleh Munehisa Homma, seorang pedagang beras asal Sakata - Jepang, pada abad ke 17 masehi. Homma(dikenal juga sebagai Sokyu Homma) adalah seorang pedagang beras di pasar berjangka(futures), yang pada jamannya perdagangan berjangka masih dilakukan secara manual dengan sistem kupon. Ia membuat jaringan komunikasi perdagangannya sendiri dengan menempatkan karyawannya disetiap jarak 6 Km dari Sakata hingga Osaka yang jaraknya sekitar 600 Km, dengan tujuan untuk mengetahui perubahan harga yang terjadi secara cepat dan akurat.

Homma menyadari bahwa, meskipun pada dasarnya harga beras dipengaruhi oleh faktor persediaan(supply) dan permintaan(demand), harga beras juga sangat dipengaruhi oleh faktor emosi para pedagang beras. Ia akhirnya mengerti bahwa faktor emosi manusia turut serta dalam menentukan fluktuasi harga yang terjadi. Sehingga harga beras tercipta dari adanya perbedaan keseimbangan antara supply dan demand serta ‘penilaian’ para pedagang atas nilai dari harga tersebut. Perbedaan penilaian para trader(pedagang) atas harga suatu instrumen tetap berlaku hingga saat ini. Sehingga harga ‘sesuatu’ tidak hanya disebabkan oleh seberapa banyak supply(persediaan) yang tersedia dan seberapa besar demand(permintaan) yang terjadi, namun sangat ditentukan oleh penilaian orang akan harga tersebut apakah dinilai sudah mahal atau masih murah.

Homma meyakini bahwa faktor psikologi sangat penting dalam mencapai keberhasilan, karena emosi para pelaku pasar memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap harga beras. Dengan memanfaatkan hal tersebut ia dapat memposisikan dirinya untuk melawan pasar, karena ketika harga merosot tajam akan selalu ada alasan bagi harga untuk kembali membumbung tinggi. Ia mencatat setiap perbedaan harga yang terjadi kedalam bentuk gambar lilin, yang dapat memberi visualisasi kepadanya tentang emosi para pelaku pasar.


Struktur Candlestik

Candlestick memuat informasi tentang : harga pembukaan pasar, harga tertinggi, harga terendah, dan harga penutupan pasar. Candlestik memiliki ‘tubuh’ atau ‘badan lilin’ yang disebut sebagai ‘real body’ , yaitu area harga diantara harga pembukaan dan penutupan pasar.
struktur candle
Struktur Candlestick

Bayangan(shadow / wick)

Tepat di atas dan di bawah tubuh nyata(Real Body) adalah sebuah ‘bayangan’ atau dikenal juga sebagai ‘wick’. Para chartist selalu mengidentikkan ‘bayangan’ tersebut sebagai sebuah sumbu lilin, ‘bayangan’ tersebut menunjukkan pada kita kisaran harga yang pernah dilewati oleh tekanan pembeli(buyer) dan penjual(seller) yang sama kuat.

Harga pembukaan(Open Price)

Harga pembukaan(Open Price) adalah harga awal suatu instrumen ketika sesi perdagangan di pasar baru saja dibuka.

Harga penutupan(Close Price)

Harga penutupan(Close Price) adalah harga akhir suatu instrumen ketika sesi perdagangan di pasar telah selesai dan akan segera berganti sesi.

Tubuh nyata(Real Body)

Tubuh nyata(Real Body) adalah area harga diantara harga pembukaan dan penutupan yang dilalui oleh tekanan pembeli dan atau penjual, yang mana salah satu pihak(buyer atau seller) lebih kuat dari yang lainnya. Tubuh nyata akan berakhir bull/up jika harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan, dan akan berakhir bear/down jika harga penutupan lebih rendah dari harga pembukaan.

Contoh Bull Candlestick :
bull candlestick
Bull Candle

Contoh Bear Candlestick :
bear candlestick
Bear Candle

Walaupun ditemukan 3 abad yang lalu, hingga saat ini penggunaan Candlestick masih sangat populer dikalangan para trader, terlepas instrumen pasar financial apa yang mereka geluti, khususnya di pasar forex. Kepopuleran Candlestick tidak lepas dari faktor lebih mudahnya membaca pergerakan harga yang terjadi di pasar secara visual jika kita menggunakannya.

Demikianlah pembahasan tentang : Apa itu candlestick ? , semoga bermanfaat bagi kita semua.


Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik