Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
Tahapan-tahapan yang dilalui oleh seorang trader
Belajar
Juni 11, 2015
![]() |
| Tahapan-tahapan yang dilalui oleh seorang trader |
Ketika seseorang terjun ke dunia trading atau mencoba berkecimpung dalam sektor finansial maka ia akan melalui beberapa tahapan-tahapan yang harus dilalui. Adakalanya mereka gagal dan menyerah lalu kembali ke sektor riil, atau malah terjebak dalam lingkaran setan dengan terus mencari sistem trading yang sempurna, sebuah ‘sistem holy grail’ yang sebenarnya tidak pernah ada. Karena holy grail sebenarnya bukanlah sebuah sistem trading namun sebuah keadaan pencerahan, yang ditemukan melalui proses pendewasaan diri sebagai seorang trader.
Sebelum semuanya terlambat dan anda menghabiskan banyak waktu serta energi dengan mencari sesuatu yang tidak ada, sebaiknya anda mengetahui beberapa tahapan-tahapan yang dilalui oleh seorang trader, agar anda dapat meng-evaluasi progress perjalanan anda sebagai seorang trader kini ada di tahapan yang mana dan harus kemana selanjutnya untuk menghemat waktu dan energi anda dalam menggapai kesuksesan.
Berikut adalah tahapan-tahapan yang dilalui oleh seorang trader :
Introductory period / masa perkenalan
Adalah masa-masa awal bagi seseorang yang baru mengenal dunia trading.
Adalah masa-masa awal bagi seseorang yang baru mengenal dunia trading.
Setiap orang yang mengenal forex untuk pertama kalinya pasti mengalami rasa ketertarikan, entah karena melihat seorang trader sukses dapat menghasilkan banyak uang dengan mudah atau karena dorongan faktor lainnya.
Find out how
Setelah merasa tertarik maka orang akan mencari tahu apa itu forex ? , apa itu dunia trading ? , bagaimana caranya melakukan trading ?
Learn the basic
Karena trading forex merupakan hal yang baru baginya, maka orang akan mencoba mempelajari pengetahuan dasar tentang trading forex, bisa melalui buku-buku tentang trading, membaca di internet, atau bertanya pada orang lain yang sudah lebih paham. Umumnya orang ketika mempelajari pengetahuan dasar terlalu terburu-buru dan melompati beberapa pengetahuan yang diperlukan karena ingin cepat-cepat langsung praktek, dan tentu saja itu akan berakibat fatal cepat atau lambat.
Try to trade
Karena sudah merasa cukup paham dan percaya dirinya mampu, biasanya seorang pemula ingin cepat-cepat praktek langsung, bahkan langsung dengan akun real ! Padahal seharusnya mereka berlatih dulu dengan akun demo dan jangan meresikokan uangnya untuk uji coba. Uang kok buat percobaan !
Failed
Singkat cerita setelah melakukan beberapa uji coba dan berlatih uji nyali, akhirnya mereka gagal. Sebagian orang tidak bisa menghadapi kegagalan mereka karena mereka tidak memiliki mental seorang pemenang, dan memilih untuk menyerah terlalu dini. Namun sebagian lagi memutuskan untuk tetap lanjut, mungkin karena melihat potensi dari dunia trading yang begitu besar atau mungkin juga sekedar karena nekat.
Transformation period / masa perombakan
Kebanyakkan trader pemula terjebak begitu lama pada masa perombakan ini, mereka tidak bisa move on, terjebak dalam lingkaran setan yang menyesatkan, menghabiskan banyak waktu dan energi untuk hal yang sia-sia.
Setelah mengalami kegagalan sebelumnya maka mereka akan menyadari bahwa pengetahuan trading yang dimilikinya selama ini belumlah cukup, ternyata trading itu tidak semudah yang mereka bayangkan. Maka mereka akan mulai belajar lagi dengan lebih serius, mencari pengetahuan trading melalui buku-buku, forum-forum di internet, group-group trading di sosial media, mengikuti seminar-seminar trading forex, dan lain lain.
Try something new
Setelah mendapat banyak pengetahuan baru maka mereka memutuskan untuk kembali mencoba trading, dengan metode/sistem trading yang mereka andalkan. Sebagian akan gagal, dan sebagian lagi akan berhasil mendapatkan keuntungan dari trading mereka namun belum konsisten kadang-kadang atau bahkan masih sering mengalami stop out dan kehilangan uang.
Search something new
Karena merasa kurang puas dengan metode/sistem trading sebelumnya, dan kurang puas dengan ilmu yang didapatnya, maka mereka akan memutuskan untuk mencari sistem lain atau ilmu trading lain yang lebih ‘hebat’. Sebagian dari mereka bahkan tidak keberatan untuk merogoh kocek lebih dalam untuk belajar kesana-kemari, untuk membeli sistem trading yang katanya profitable, atau untuk membeli robot(expert advisor) yang katanya sakti.
Try something new(again n again)
Setelah dirasa telah mendapatkan senjata ampuh untuk trading, akhirnya mereka terjun kembali dan melakukan trading dengan jurus-jurus baru, sistem baru, robot sakti, prediksi tingkat dewa, dst.
Failed
Ternyata mereka gagal lagi. Setelah menghabiskan waktu, energi, dan uang yang tidak sedikit akhirnya mereka undur diri dari dunia trading.
Success(temporary)
Wah sekarang sudah bisa profit tradingnya. Sebagian dari mereka tetap merasa kurang puas karena belum konsisten dan ingin bisa profit lebih banyak, akhirnya mereka terjebak dalam lingkaran setan mencari sistem trading paling sakti, mencari robot super, dan mencari jurus-jurus tak terkalahkan. Sebagian lagi merasa sangat puas dan mulai menggembar-gemborkan kesuksesannya di forum-forum, di media sosial, mempertontonkan kehebatannya dihadapan trader-trader pemula lainnya, mereka ingin terkenal !
Delusional period / masa delusi
Sebagian orang akan terjebak dalam delusi yang mereka ciptakan sendiri, mereka akan ditipu oleh pikirannya sendiri, dan sangat sedikit dari mereka yang dapat menyadari dan keluar dari delusi. Ini adalah tahapan paling menyedihkan sekaligus berbahaya tetapi dibalut dengan ilusi keindahan yang dapat dialami oleh seorang trader. Delusi adalah sebuah ilusi tetapi nyata dan orang yang mengalaminya akan sulit untuk terbangun dari ilusi tersebut.
Brag it out loud
Mereka merasa dirinya adalah trader yang paling jago, sangat profitable ! Tiada hari tanpa pamer statement trading yang profit di media-media sosial(statement trading yang rugi dirahasiakan).
Looking for followers
Mereka haus akan popularitas, ingin terkenal, ingin punya banyak pengikut, ingin jadi guru besar, ingin jadi master trader yang dihormati. Mereka akan memanfaatkan popularitas mereka untuk berjualan sistem trading, berjualan ilmu trading, mengadakan seminar-seminar trading yang katanya gratis tapi sebenarnya tidak, promosi IB dari broker-broker tertentu dengan iming-iming fasilitas dan keamanan dana, jualan robot(EA), jualan e-book, jualan indikator, dst. Namun ada juga sebagian dari mereka yang hanya berbagi secara gratis, yang penting mereka terkenal.
Big failure coming
Walaupun terlihat wah diluar, namun sebenarnya trading mereka tetap saja sering mengalami kerugian. Dan suatu saat kemalangan besar menimpa mereka, dan mereka bangkrut seketika meninggalkan hutang dimana-mana. Tidak jarang sebagian dari mereka menjadi buronan karena banyak pihak merasa telah tertipu dan dirugikan.
Pretend it never happen
Sebagian dari mereka mungkin sudah hilang kewarasannya, mereka tidak merasa bersalah sedikitpun karena sudah menipu dan merugikan orang lain, mereka tetap melancarkan aksi-aksi mengeruk keuntungan dari keluguan trader-trader pemula lain. Mereka bukan trading for living, tetapi menipu for living. Mereka mungkin sudah lelah dan menyerah karena tidak bisa konsisten profitable dari tradingnya sendiri, dan memilih untuk mendapatkan uang dengan cara-cara yang tidak terpuji.
Realize something wrong
Sebagian dari mereka akhirnya menyadari bahwa dirinya selama ini ternyata terjebak dalam sebuah delusi. Mereka sadar bahwa ada sesuatu yang salah ! Mereka selama ini telah melenceng jauh dari tujuan utamanya dalam melakukan kegiatan trading, yaitu menjadi seorang trader yang konsisten profitable dan dapat hidup secara layak dari profesinya sebagai seorang trader. Mereka merenungi perjalanan karir tradingnya selama ini, dan meng-evaluasi apa yang salah sebenarnya. Mereka akan merenung dan sementara akan menarik diri dari keramaian.
Moment of truth / masa pencerahan
Pada tahap ini seorang trader akan menemukan kebenaran dan jawaban dari semua pertanyaannya selama ini. Mereka akan menyadari semua kesalahannya dimasa lalu, dan menebusnya. Mereka yang mencapai tahap ini akan menjadi trader yang sesungguhnya.
Pada tahap ini mereka akan mencari tahu dimana letak kesalahannya selama ini, yang menyebabkannya tidak konsisten profitable.
Revision
Mereka akan melakukan perbaikan terhadap kesalahannya selama ini, apakah selama ini money management mereka tidak tepat, apakah selama ini mereka tidak mempunyai trading plan yang baik, atau apakah selama ini mereka menggunakan metode trading yang tidak sesuai dengan kepribadian mereka, dst.
Learn the self-control
Alih-alih belajar dan mencari ilmu trading yang baru mereka malah membaca dan belajar tentang ilmu pengendalian diri, pengendalian emosi, dan mendalami tentang psikologi trading. Karena mereka akhirnya sadar bahwa pengendalian diri itu jauh lebih penting, karena dalam trading yang dapat kita kendalikan hanyalah diri kita sendiri, kita tidak bisa mengendalikan market !
Learn to manage risk properly
Mereka akhirnya menyadari bahwa bukan suatu kebetulan mengapa trader-trader profesional selalu menekankan resiko lebih dari pada reward, karena inti dari kegiatan trading yang merupakan sektor keuangan adalah mengendalikan resiko, melindungi resiko, menekan resiko sekecil mungkin. Mereka ingat bahwa seorang pebisnis sejati itu mempunyai motto ‘dengan modal yang sekecil-kecilnya harus meraup keuntungan sebesar-besarnya’ , modal yang dimaksud adalah resiko kerugian yang dibatasi bukan seluruh uang kita ! Seorang pebisnis sejati tidak mempertaruhkan semua uangnya ! Tidak pernah !
Learn the probability
Mereka akan menyadari bahwa keuntungan dan kerugian adalah sesuatu yang pasti dan biasa dalam dunia bisnis pada sektor apapun, baik di sektor riil maupun di sektor finansial. Namun kita dapat berspekulasi untuk meraup keuntungan ketika terjadi kondisi yang probabilitasnya sangat tinggi untuk untung. Seperti halnya para petani yang berspekulasi menanam padi ketika musim penghujan tiba, karena mereka tahu probabilitas mereka akan panen jauh lebih tinggi ketika musim penghujan, dan mereka menghindari menanam padi ketika musim kemarau tiba karena probabilitas gagal panennya tinggi dan faktor resiko serta biaya jauh lebih tinggi. Seperti halnya juga seorang pebisnis kuliner yang membuka restorannya di pusat kota dan dekat dengan akses jalan raya karena mereka tahu bahwa probabilitas restorannya akan laris lebih tinggi, dari pada membuka restoran di tempat yang jauh dari keramaian dan jauh dari akses jalan raya. Maka mereka sebagai seorang trader pun akan belajar menunggu hingga probabilitas untuk meraup keuntungan tinggi itu muncul sebelum melakukan transaksi tradingnya, dari pada terjebak untuk berspekulasi tidak jelas yang mengarah pada perjudian yang akan mengakibatkan dirinya tidak konsisten profitable.
Learn to be discipline
Mereka akan menyadari juga bahwa disiplin adalah kunci kesuksesan untuk semua hal di dunia ini. Tidak ada satu orang pun yang tidak disiplin dapat meraih kesuksesan ! Mereka akan belajar untuk disiplin dengan trading plan mereka, dengan aturan-aturan trading yang mereka buat, dan dengan sistem yang mereka gunakan.
Learn to stay focus
Tetap fokus terhadap tujuan utama kegiatan trading, yaitu memperoleh keuntungan yang konsisten dan berkelanjutan adalah suatu keharusan. Siapapun yang fokus pada tujuan dan apa yang dilakukannya pasti akan berhasil, hanya masalah waktu saja. Jangankan seorang trader, seorang gitaris saja tidak akan berhasil jika mereka tidak fokus pada apa yang dilakukannya !
Learn to keep consistent
Setelah semuanya dilakukan, yang diperlukan selanjutnya hanyalah terus melakukannya seperti biasa dan selalu konsisten dengan semua itu. Dengan tetap konsisten maka keuntungan-keuntungan yang didapat pun akan konsisten dan akan menumpuk, sedikit-sedikit menjadi bukit.
Success
Sebagian dari mereka mungkin akan berbagi pengalaman dengan trader-trader lain dan memberi saran-saran berharga, semua dilakukan karena mereka merasa bahwa dahulu mereka sangat kesulitan karena tiada yang mengarahkan mereka, kini mereka ingin membantu orang lain. Sebagian lagi mungkin saja akan membuka jasa pengelolaan investasi yang rasional, tidak menggembar-gemborkan keuntungan yang besar namun meng-edukasi calon investornya tentang resiko dan potensi yang dapat terjadi di market finansial. Sebagian lagi akan memilih untuk tetap diam, tidak peduli pada orang lain, yang penting mereka kini telah menjadi trader yang sukses, lagi pula dahulu tidak ada orang yang membantu mereka dikala susah, so what ever !
Seberapa besar atau kecilnya keuntunganmu setelah mencapai tahap ini maka hargailah itu semua. Ingat selalu untuk bersyukur. Barang siapa bersyukur pasti ALLAH akan menambahkan lebih banyak nikmat untuknya, dan barangsiapa kufur maka ALLAH akan mencabut kembali nikmatNYA. Jika seseorang kufur maka bukan tidak mungkin jika ia akan kembali jatuh ke tahapan-tahapan yang dilalui oleh seorang trader yang lebih rendah, bahkan bisa saja kembali terjebak dalam lingkaran setan dalam mencari sistem yang sempurna yang sebenarnya tidak pernah ada !
Seberapa besar atau kecilnya keuntunganmu setelah mencapai tahap ini maka hargailah itu semua. Ingat selalu untuk bersyukur. Barang siapa bersyukur pasti ALLAH akan menambahkan lebih banyak nikmat untuknya, dan barangsiapa kufur maka ALLAH akan mencabut kembali nikmatNYA. Jika seseorang kufur maka bukan tidak mungkin jika ia akan kembali jatuh ke tahapan-tahapan yang dilalui oleh seorang trader yang lebih rendah, bahkan bisa saja kembali terjebak dalam lingkaran setan dalam mencari sistem yang sempurna yang sebenarnya tidak pernah ada !
Demikianlah artikel tentang tahapan-tahapan yang dilalui oleh seorang trader. Semoga artikel ini bermanfaat.





Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...